Google Ads, Cara Paling Mudah dan Cepat Muncul di Halaman Pertama Google

Sebelumnya kami sudah pernah membahas mengenai SEO dan cara yang paling cepat muncul di halaman pertama pencarian Google. Kalau anda belum pernah membaca dan tertarik untuk membacanya, anda dapat mengunjungi link ini. Nah berdasarkan artikel tersebut, cara yang paling mudah, cepat, dan aman untuk masuk ke halaman pertama Google adalah dengan menggunakan iklan berbayar dari Google yang bernama Google Ads.

Apa itu Google Ads?

Google Ads merupakan layanan advertising berbayar milik Google yang dapat menampilkan iklan anda di berbagai platform seperti Google Search, website, aplikasi, Gmail, atau Youtube.

Contoh tampilan di Google Search | Reliablesoft.net

 

Contoh tampilan di Gmail dan website | kunocreative.com

Bagaimana cara kerja Google Ads?

Meski sama-sama pemasangan iklan di dunia digital, cara kerja Google Ads berbeda dengan pemasangan iklan di Facebook Ads atau Instagram Ads. Kalau di kedua media tersebut, anda tinggal memilih jenis iklan dan tujuan iklan, setelah itu iklan anda akan ditampilkan sesuai dengan targeting yang telah anda tentukan sebelumnya.

Sedangkan Google Ads menggunakan sistem bidding, dimana anda bisa menentukan berapa banyak biaya yang akan anda keluarkan untuk iklan setelah menetapkan dimana dan bagaimana iklan anda akan tampil. Hanya saja Google akan menyediakan posisi yang lebih relevan bagi top bidder. Jadi semakin besar biaya yang anda keluarkan, maka semakin strategis peletakan iklan anda.

Mengapa anda perlu memanfaatkan Google Ads untuk bisnis anda?

Ada beberapa alasan mengapa anda harus memanfaatkan Ads untuk mengiklankan bisnis anda.

1. Anda dapat menjangkau target secara luas

Seperti yang sudah kami sebutkan sebelumnya, tingkat paparan iklan anda bisa sangat luas mengingat iklan anda dapat tampil di semua platform Google Ads yang menjangkau lebih dari 90 persen semua pengguna internet, termasuk di halaman pencarian, Gmail, Youtube, aplikasi, dan website yang tergabung dalam Google Display Network.

2. Tidak hanya itu, anda juga bisa menargetkan orang-orang tertentu yang dapat melihat iklan anda

Menariknya meski jangkauan iklan Ads sangat luas, anda masih bisa mengaturnya untuk menjangkau target pasar yang anda inginkan. Hal ini menyebabkan iklan anda tidak akan ditampilkan ke sembarang orang, melainkan ke orang-orang tertentu. Anda bisa mengatur jenis situs yang akan menampilkan iklan anda, jenis keyword yang akan menampilkan iklan anda, atau demografi pengguna internet yang dapat melihat iklan anda.

Ada beberapa pilihan demografi pengguna internet yang bisa anda pilih, antara lain umur, jenis kelamin, tipe perangkat, lokasi geografis, atau berdasarkan data historis pencarian produk yang sejenis dengan iklan anda. Bisa dibilang hampir mirip dengan targeting milik Facebook atau Instagram Ads.

3. Anda hanya mengeluarkan biaya saat seseorang mengunjungi website anda

Kalau di Facebook atau Instagram Ads anda akan mengeluarkan biaya untuk iklan yang ditampilkan ke pengguna lain, terlepas dari apakah mereka mengunjungi website pada iklan anda atau tidak. Sedangkan pada Ads anda hanya akan membayar ketika pengguna mengunjungi website pada iklan anda. Jadi ibaratnya meski iklan anda ditampilkan pada 100 pengguna, tapi hanya 50 yang mengunjungi website pada iklan, maka anda hanya perlu membayar sebanyak 50 kunjungan tersebut.

Youtube/Google Ads

Tertarik sih, tapi apakah ada kekurangan dari Google Ads?

Semua hal di dunia digital pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan, nggak terkecuali dengan Google Ads. Apa saja kekurangan dari Google Ads?

1. Sebagian orang lebih percaya dengan hasil SEO daripada Ads

Meski anda langsung dapat merangsek ke tempat tertinggi di halaman pertama Google, namun itu bukan jaminan iklan anda bakal diklik oleh orang lain. Ada beberapa orang yang lebih menyukai artikel yang muncul di halaman pertama lewat hasil organik atau natural dengan memanfaatkan SEO. Mengapa demikian?

Hal ini disebabkan karena artikel yang muncul di halaman pertama menggunakan SEO biasanya  (tidak semua) memiliki isi artikel yang lebih berbobot dan berkualitas. Ads memang bisa membantu meningkatkan brand visibility atau brand recognition, namun untuk relevansi dengan keyword yang dicari oleh pengguna? Belum tentu. Oleh karena itu anda masih harus tetap menerapkan SEO meski menggunakan Ads.

2. Persaingan ketat pada keyword yang populer yang bisa bikin kantong jebol

Karena konsep pemasangan iklan pada Ads menggunakan sistem bidding, dan top bidder memiliki keuntungan dibandingkan bidder lain yang berada di bawahnya, maka hal ini dapat berdampak pada keuangan anda. Kok bisa?

Apabila iklan anda mengandung keyword yang memiliki banyak pesaing, maka anda harus mengeluarkan biaya lebih supaya iklan anda dapat sering muncul secara berkala. Nah, bayangkan apabila saingan anda adalah para top bidder dari perusahaan besar, maka berapa banyak biaya yang harus anda keluarkan untuk mengalahkan mereka?

3. Perlu pendalaman pengetahuan untuk memasang iklan secara efektif dan efisien

Mempelajari Google Ads memang tidak butuh waktu yang lama, namun untuk mencapai hasil yang efektif dan efisien, dibutuhkan totalitas dalam segi biaya dan waktu dalam mendalami Ads. Apalagi Ads memiliki 5 tipe iklan (search ads, display ads, shopping ads, video, dan universal app) dengan karakteristik yang berbeda-beda dalam menarik minat pengguna. Selain itu riset demografi dan targeting membutuhkan beberapa kali trial and error.

Sehingga dalam menerapkan Ads ada dua pilihan yang bisa anda tempuh. Yang pertama mengalokasikan waktu khusus untuk mempelajari dan eksperimen iklan anda pada berbagai tipe iklan Ads. Anda perlu mencari tipe dan tujuan iklan yang tepat bagi bisnis anda. Sedangkan cara yang kedua adalah merekrut seseorang yang akan menangani Ads dan anda masih bisa tetap fokus pada bisnis anda.

admin-dsc