Facebook Ads, Strategi Iklan yang Menguntungkan dengan Memanfaatkan Media Sosial

Berkat kemajuan teknologi, zaman sekarang memasang iklan untuk mendongkrak pendapatan bisnis atau memperkuat image dari brand bisa menjadi lebih mudah. Anda tidak perlu lagi repot-repot memasang iklan di surat kabar, baliho pinggir jalan, radio, atau televisi. Cukup dengan memanfaatkan media sosial, anda sudah bisa memasang iklan untuk kepentingan bisnis anda. Nah, dari sekian banyak media sosial yang ada, yang paling menjanjikan untuk dijadikan sebagai media beriklan adalah Facebook, media sosial buatan Mark Zuckerberg, Eduardo Saverin, dan Dustin Moskovitz.

Pixabay/FirmBee

Memangnya kita bisa memasang iklan di Facebook?

Bisa banget, bahkan keuntungan yang didapat setelah beriklan di Facebook nggak bisa dibilang kecil. Selama tahu caranya, ya. Entah anda sadar atau tidak, bentuk iklan di Facebook hampir sama dengan postingan biasa. Yang membedakan hanyalah tulisan Sponsored di bawah nama dan tombol aksi seperti Like Page, Sign Up, Shop Now, atau semacamnya. Contohnya seperti gambar di bawah ini.

Contoh Facebook Ads | Facebook

Seperti apa konsep Facebook Ads?

Konsep iklan dari Facebook mirip dengan postingan biasa dan tidak begitu mengganggu pengguna. Berbeda dengan konsep iklan di Youtube atau aplikasi Android yang ‘memaksa’ pengguna untuk menonton video yang diiklankan. Oleh karena itu pemasangan iklan di Facebook membuat banyak pengguna secara tidak sadar turut berpartisipasi dengan memberi like, komentar, atau bahkan mengunjungi situs yang diiklankan.

Bahkan sebagai pemasang iklan, kita dapat menargetkan iklan kita kepada pengguna tertentu. Misal, anda mempunyai bisnis jual beli peralatan untuk naik gunung. Anda dapat beriklan di Facebook dan menargetkannya kepada orang-orang yang mempunyai hobi naik gunung.

Darimana Facebook bisa tahu orang tersebut suka naik gunung?

Dari data-data yang diisi oleh pengguna di profil Facebook mereka sendiri. Bisa dari interest di profil mereka atau dari grup dan fans page yang mereka ikuti. Jadi sebenarnya secara tidak sadar kita memberikan data kepada Facebook untuk dimanfaatkan oleh para pengiklan.

Pixabay/edar

Bagaimana cara kerja dari Facebook Ads?

Anda dapat mulai beriklan selama postingan tersebut ada di dalam fans page. Jadi anda harus membuat fans page tentang bisnis anda terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk beriklan. Tanpa fans page, anda tidak akan bisa membuat iklan atau mengiklankan postingan anda.

Nah, untuk jenis iklannya sendiri juga beragam. Ada iklan yang dikhususkan untuk meningkatkan penjualan di toko online, promosi postingan facebook, promosi postingan instagram, promosi fans page, promosi bisnis secara lokal, meraih engagement (like, share, dan comment), mempromosikan event, atau menawarkan pengguna untuk menginstal aplikasi.

Contoh promosi menggunakan Facebook Ads

Setelah itu anda bisa menentukan detail seperti umur, jenis kelamin, lokasi, hal yang disukai, dan lain sebagainya. Kalau sudah diatur, langkah selanjutnya adalah menentukan berapa hari iklan anda tampil dan berapa biaya yang ingin anda keluarkan untuk iklan tersebut. Untuk pembayarannya, anda bisa menggunakan kartu kredit, debit, ATM, dan transfer bank.

Apa keuntungan dari Facebook Ads?

Dengan menentukan sendiri target yang ingin kamu sasar dengan biaya yang kamu inginkan, maka anda bisa memasang iklan dengan biaya yang terjangkau dengan hasil yang cukup memuaskan.

Kalau kekurangan dari Facebook Ads?

Sayangnya untuk pembuatan iklan ini tidak bisa dilakukan sembarangan, karena apabila pemilihan targetnya kurang tepat, maka hasil yang didapat pun tidak maksimal. Masa sudah keluar biaya banyak tapi hasilnya kurang memuaskan? Nggak banget, kan. Oleh karena itu, ada baiknya anda mempelajari seluk-beluk Facebook Ads secara mendalam sebelum memutuskan untuk menggunakannya. Kalau tidak ada waktu untuk belajar, anda bisa menggunakan jasa profesional untuk membuatkan iklan di Facebook untuk bisnis anda.

admin-dsc