Bagaimana Sih Cara Melakukan Branding yang Tepat untuk Produk atau Jasa Kita?

Setelah pada artikel sebelumnya kita telah membahas apa itu branding dan seberapa penting branding bagi usaha kita, langkah selanjutnya adalah bagaimana cara melakukan branding yang tepat untuk produk atau jasa yang kita tawarkan?

Ada beberapa langkah yang dapat anda lakukan, akan tetapi langkah-langkah di bawah ini tidak sepenuhnya baku, anda dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda. Langsung saja, ya, daripada kelamaan. Ini dia.

1. Tentukan tujuan anda atau masalah apa yang ingin anda pecahkan

Gampangnya sih, hal yang perlu anda pikirkan adalah

“Mengapa usaha saya ini akan dibutuhkan oleh orang lain?”

“Masalah apa yang ingin usaha ini selesaikan?”

“Mengapa masalah tersebut tidak dapat diselesaikan oleh brand lain?”

Dan beberapa pertanyaan-pertanyaan lain yang sejenis. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan nilai lebih untuk brand anda dan mengapa calon pembeli harus memilih brand anda dibandingkan brand yang lain.

2. Tentukan karakter anda

Questions, Quiz, Man, Business, Answer, Thinking, Suits
Pixabay

Dalam tahap ini, ibaratkan brand anda adalah seorang manusia. Sebagai seorang manusia, pertanyaan seperti jenis kelamin, usia, kepribadian, bahkan sifat pasti telah anda miliki. Hal tersebut dapat berguna dalam mendekati target pasar anda.

Apabila usaha anda adalah produk kecantikan dengan harga yang terjangkau, apakah cocok apabila anda menggunakan pendekatan yang formal dan maskulin? Nggak, kan? Nah, apabila anda memutuskan untuk menjual produk kecantikan dengan harga terjangkau, karakter apa yang kira-kira cocok untuk brand anda? Nantinya pemilihan karakter ini dapat anda masukkan ketika pembuatan logo, penulisan  copywriting, sampai pemilihan media promosi untuk brand anda.

3. Tentukan target pasar yang ingin anda gapai

Student, Typing, Keyboard, Text, Woman, Startup
Pixabay

Setiap brand memiliki target pasar masing-masing, sebut saja Apple yang konsisten dengan target pasar menengah ke atas (melihat harganya yang cukup fantastis untuk tiap produk barunya), Xiaomi yang lebih menyasar segmen menengah ke bawah (bahkan sempat disebut sebagai perusak pasar karena harga yang ditawarkan terkadang di bawah rata-rata), Upnormal sebagai tempat nongkrong anak sekolah sampai kuliah, atau restoran di hotel yang digunakan untuk pertemuan pebisnis dan tokoh penting lainnya.

Tugas anda adalah menentukan demografi, jenis kelamin, rentang usia, dan ketertarikan calon pelanggan anda sebelum anda memulai usaha anda. Sesuaikan target pasar dengan karakter dari brand anda. Apabila anda memilih pendekatan formal apakah akan cocok untuk digunakan pada target pasar yang sebagian besar adalah mahasiswa?

4. Tunjukkan kelebihan anda

Training, Businessman, Suit, Manager, Skills, Teaching
Pixabay

Tanyakan hal ini kepada anda berulang-ulang

“Apa kelebihan brand saya dibandingkan dengan brand kompetitor?”

“Apa yang dapat membuat pelanggan tertarik memilih brand saya?”

“Apa yang bisa saya tawarkan kepada calon pelanggan saya?”

Contohnya kami, Disconfis, memiliki usaha di bidang pembuatan website, maka kami menawarkan harga yang cukup terjangkau bagi UMKM di seluruh Indonesia apabila dibandingkan dengan kompetitor lain dan menawarkan full support selama berlangganan kepada kami.

Apabila hanya melihat perbandingan harga, memang masih ada yang lebih murah, seperti jasa pembuatan website seharga 300 – 500 ribu, akan tetapi kebanyakan dari mereka, berdasarkan pengalaman dari klien kami, mereka akan menghilang dan tidak akan dapat dihubungi setelah website tersebut selesai. Sehingga ketika ada masalah terkait website mereka, maka pemilik usaha tersebut tidak dapat melakukan apa pun. Ada juga yang akun adminnya dipegang oleh pembuat website tersebut, sehingga pemilik website tidak dapat mengoptimasi website mereka.

Edukasi calon pelanggan anda sehingga mereka dapat mengetahui kelebihan dan keunggulan yang anda tawarkan sehingga mereka dapat memutuskan untuk memilih brand anda dibandingkan kompetitor yang lain.

5. Tentukan budaya anda

Popsugar

Budaya yang dimaksud di sini adalah bagaimana anda menunjukkan kebiasaan brand anda secara konsisten. Kalau bingung sama maksutnya, coba lihat Domino’s Pizza, deh. Mereka sering banget mengadakan promo atau diskon besar-besaran secara konsisten untuk produk mereka. Hal tersebut telah menciptakan kesan yang kuat pada brand Domino’s Pizza apabila dibandingkan dengan pesaingnya yang lain.

6. Menentukan strategi marketing

Office, Startup, Business, Home Office, Businessman
Pixabay

Setelah anda menentukan brand usaha anda, langkah selanjutnya adalah menentukan strategi marketing yang tepat untuk membuat calon pelanggan dari cold market ke warm market. Bahkan dengan strategi yang tepat, siklusnya dari cold market tersebut dapat terus bertingkat menjadi hot market. Apabila anda kesulitan dalam menentukan strategi marketing untuk memasarkan brand anda, maka anda dapat menggunakan jasa tenaga ahli untuk membantu memasarkan brand anda.

Bingung mencari tenaga ahli yang dapat membantu merancang dan mengeksekusi strategi marketing untuk brand anda? Tenang saja, kami siap untuk membantu anda. Kalau anda masih ragu-ragu dan ingin mencari tahu lebih lanjut tentang kami, Disconfis, anda dapat membaca artikel ini.

admin-dsc